Meninggal di Usia 90 Tahun, Ini Sepak Terjang Sean Connery “James Bond”

Posted on

Artis aktor pertama kali James Bond, Sean Connery wafat untuk Sabtu (31/10/2020) di Bahama, Karibia.

Di dunia perfilman, Connery diketahui selaku artis berpotensi, khususnya sesudah dianya memainkan James Bond.

Saat hidupnya, Connery mempunyai profesi yang panjang serta sering jadi bintang di beberapa film yang dimainkannya.

Berkenaan berita meninggalnya yang diverifikasi faksi keluarga, dunia perfilman juga berasa kehilangan figur “James Bond” ini.

Lalu, semacam apa sepak terjang Sean Connery saat hidupnya?

Dikutip dari The New York Times (31/10/2020), awalnya profesi Sean Connery berperanan selaku “James Bond” di film Dr No untuk 1962.

Film ini adalah film James Bond pertama kali.

Dijumpai, film ini didasari untuk novel Kreasi Ian Fleming dengan judul yang serupa yang keluar untuk 1958.

Penyesuaian ke layar-lebar

Selanjutnya, novel itu diadaptasikan ke layar-lebar oleh Richard Maibaum, Johanna Harwood, serta Berkely Mather.

Disamping itu, Connery memutus menikah dengan seorang artis yang ditemuinya di acara “Anna Christie”, Diane Cilento untuk 30 November 1962.

Dari pernikahan ini, mereka memiliki anak namanya Jason Connery.

“From Russia with Love” adalah film James Bond ke-2 yang dikeluarkan untuk 1963.

Dijumpai, film ini ialah lanjutan dari film Dr No.

Seterusnya, Connery beradu peranan bersama Pinggir Hedren (Marnie Edgar) dalam film “Marnie” yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock untuk 1964.

Di tahun yang serupa, film “Goldfinger” atau film ke-3 seri seri James Bond sah keluarkan.

Film yang disutradarai oleh Guy Hamilton ini berbasiskan dari novel yang dengan judul sama kreasi Ian Fleming.

Tetap dengan seri seri James Bond, film ke-4 dikasih judul “Thunderball” yang dikeluarkan untuk 1965.

Kehidupan individu

Diketahui selaku peranannya yang nampak lebih kejam, pemurung, serta beresiko dibanding James Bond dalam buku Fleming, Connery jadi bintang box-office paling atas di Inggris serta AS untuk 1965.

Perolehan keberhasilan ini dicapai untuk film “From Russia With Love” (1963), “Goldfinger” (1964) serta “Thunderball” (1965).

Sesaat, Connery kembali lagi bermain dalam film “A Fine Madness” selaku penyair amoral yang mengamuk. Film ini tampil untuk 1966.

Walau demikian, seri film James Bond juga bersambung ke film ke-5 dengan judul “You Only Live Twice” untuk 1967.

Di film ini, dipandang jadi film James Bond yang tidak banyak memakai elemen novel.

Selanjutnya, peranannya diganti oleh George Lazenby dalam film “On Her Majesty’s Secret Servis” untuk 1969.

Dijumpai, pernikahannya dengan Cilento cuman berjalan 10 tahun, sampai Connery berjumpa dengan Micheline Roquebrune, seorang seniman Perancis serta pegolf di kompetisi Maroko tahun 1970.

Connery serta Cilento berpisah untuk 1973. Serta memutus menikah dengan Roquebrune untuk 1975 sampai saat ini.

Profesi melesat

Berulang-kali memainkan James Bond ternyata membuat pencinta film tindakan jadi candu dengan tindakan Connery.

Pada akhirnya, Connery dirayu kembali lagi untuk memainkan James Bond satu kali lagi untuk film ke-5 seri series James Bond dengan judul “Diamonds Are Forever” untuk 1971.

Beritanya, Connery mendapatkan penawaran 1 juta dollar AS selaku uang muka pada 12 % dari penghasilan kotor dari film itu. 

Untuk 1970-an serta 1980-an, profesi Connery perlahan-lahan melesat.

Dimulai dari ada peranan di beberapa film serta beberapa penghargaan yang dicapainya.

Di periode ini, Connery bermain untuk film “Zardoz” 1974, “The Wind and the Lion” untuk 1975, serta di flm “Robin and Marian” untuk 1976.

Selanjutnya, dia kembali lagi berperanan selaku James Bond untuk 1983 dengan judul “Never Say Never Again”.

Menurut dia, ini adalah film James Bond paling akhir untuknya selaku Agen 007.

Connery memenangi penghargaan artis terhebat dari Sekolah tinggi Seni Film serta Tv Inggris untuk “The Name of the Rose” (1986), berdasar novel Umberto Eco, di mana ia berperanan selaku biarawan era tengah yang pecahkan kejahatan.

Pria paling seksi

Penghargaan seterusnya yaitu Academy Award selaku artis simpatisan terhebat atas performanya selaku polisi jujur di kepolisian Chicago yang korup dalam “The Untouchables” untuk 1987.

Waktu itu, dia belajar berkenaan peranan selaku Jim Malone, seorang petugas polisi yang sinis serta arif yang salah satu arah ialah untuk selalu hidup diakhir gantian kerja.

Daya magnet Connery tidak menghilang bersamaan pertambahan umur.

Untuk 1989, saat dia berumur 59, dia dikukuhkan selaku orang paling seksi untuk majalah People.

Seterusnya, Connery bermain dalam seri tv “The Avengers” untuk 1998 serta “The League of Extraordinary Gentlemen” untuk 2003 yang disebut film terakhir kalinya.

Untuk 5 Juli 2000, Connery dianugerahkan gelar kebangsawanan di Istana Holyroodhouse di Edinburgh oleh Ratu Elizabeth II.

Gelar itu adalah gelar ksatria yang sudah diveto sepanjang 2 tahun oleh beberapa petinggi yang geram atas suport blak-blakannya untuk Partai Nasional Skotlandia serta peranan aktifnya dalam legitimasi referendum yang membuat Parlemen Skotlandia pertama kali dalam 300 tahun.

Tentang hal posisi rumah waktu Connery dibesarkan dengan istana mempunyai jarak kurang dari 1 mil.

Dijumpai, Connery belum pernah meniadakan tato “Scotland Forever” yang ia taruh pada lengannya saat ia berusia 18 tahun.

Ia pun tidak sempat tertarik untuk menyanggah identitasnya atau mengganti dianya jadi seorang pria Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *