Puluhan Polisi Jemput Gus Nur, Munjiat Sudah Mengira Sugi Nur Diperkarakan: Efek Podcast Viral

Posted on

Sugi Nur Raharja atau yang umum dipanggil Gus Nur, dipolisikan. Sebelumnya setelah ia sempat keluarkan kalimat polemis di Youtube Munjiat Kanal, berkaitan Nahdlatul Ulama. Update paling akhir yang dikutip Di antara, Minggu, 25 Oktober 2020 pagi hari, Gus Nur masih jalani kontrol, serta belum ditetapkan penahanan atasnya.

Berkaitan penangkapan Sugi Nur, si anak akui sudah menduga jika akan ada dampak trending, selaku pembicara podcast. Penangkapan polisi pada ayahnya bukan yang pertama-tama, kata Muhammad Munjiat, anak dari Gus Nur.

Dia menjelaskan urutan Sugi Nur diamankan dengan penjemputan kira-kira 30 anggota Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri. Gus Nur dijemput beberapa puluh polisi di rumah tinggalnya, Jalan Cucak Rawun Raya, Sekarpuro, Pakis Kabupaten Malang, Jawa Timur.

BACA – Atalanta vs Sampdoria: Tim Tamu Curi Poin Penuh

“Kami awalnya telah menduga jika akan ada dampak dari perbincangan di podcast yang trending itu,” kata Munjiat di Kabupaten Malang, seperti Pikiran-rakyat.com kutip dari Di antara.

Gus Nur diamankan atas masalah sangkaan ajaran kedengkian pada Nahdlatul Ulama (NU) dalam pembicaraan podcast bersama-sama Refly Harun di Jakarta, beberapa lalu. Penangkapan kesempatan ini adalah yang kali ke-3 .

Munjiat menambah jika faksi keluarga sayangkan penangkapan Gus Nur di larut malam.

Menurut Munjiat, polisi tiba ke rumah tinggalnya lebih kurang jam 00.00 WIB.

Dia mengatakan lebih kurang 4 sampai 5 mobil yang bertandang ke tempat tinggal Gus Nur itu. 

Personil polisi yang menjemput Gus Nur disebut Munjiat sejumlah seputar 30 orang

“Anggota polisi masuk langsung serta memperlihatkan surat perintah penangkapan dan pemeriksaan,” kata Munjiat.

1/2 jam selanjutnya, Gus Nur juga dibawa sama polisi. Serta ditangkap beberapa tanda bukti, seperti netbook, hard disk, terhitung telephone pandai punya Gus Nur.

“Beliau dibawa langsung ke Mabes Polri. Perintah penangkapannya sebab sangkaan pencemaran nama baik pada NU dalam podcast Refly Harun itu,” kata Munjiat.

Menurut putra ke-2 Gus Nur itu, ayahnya jarang-jarang ada di dalam rumah sebab kerap kali lakukan safari ceramah ke beberapa wilayah.

Tetapi, di saat penangkapan, Gus Nur sedang ada di dalam rumah sebab barusan isi acara peringatan Maulid Nabi di teritori Kedungkandang, Kota Malang.

“Umumnya jarang-jarang sekali berada di rumah. Namun, bertepatan semalam sedang berada di rumah sebab habis ada acara,” kata Munjiat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *