Akhir Pelarian Napi Cina Cai Changpan, Gantung Diri di Kawasan Hutan Bogor

Posted on

Seperti inilah akhir pelarian terpidana hukuman mati masalah narkoba Cai Changpan sesudah lari dari Instansi Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang beberapa lalu.

Dia diketemukan meninggal menggantung diri di rimba daerah Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam suatu gudang pembakaran ban yang bersebelahan dengan Propinsi Banten, Sabtu (17/10/2020).

Sekretaris Dusun Koleang, Wawan Setiawan menjelaskan, faksinya awalnya cuman mengenali jika ada masyarakat yang menggantung diri di jam 16.00 WIB.

“Saya pertama kali diberi informasi dari kaur pemerintah Dusun Koleang, tuturnya ada masyarakat yang menggantung diri di pabrik pembakaran ban di Daerah Cikidung RT02/09,” tuturnya seperti diambil SuaraJateng dari SuaraJabar, Minggu (18/10/2020).

Kemudian, dianya dikasih tahu oleh Babinkamtibmas Dusun Koleang, jika ada orang yang menggantung diri di pabrik pembakaran ban.

“Terus saya cocok saksikan ponsel ada panggilan dari Babinkamtibmas Dusun Koleang, tuturnya ada yang menggantung diri. Terus kita saksikan janjian dahulu di kantor dusun,” katanya.

Kemudian, dia bersama-sama Babinkamtibmas Dusun Koleang ke arah Tempat Peristiwa Kasus (TKP) di jam 16.30 WIB. Waktu dilokasi banyak ambulan serta mobil dari faksi kepolisian penuhi tempat.

BCA – Sejarah Hari Pangan Sedunia dan Relevansinya kala Pandemi

“Sudah itu jam 4.30 sore kita ke TKP, masih di jalan raya sudah penuh mobil serta ambulan kita tidak dapat masuk. Karena itu kita masuk ke arah ambulan. Serta cocok diberi pertanyaan tuturnya sudah ada pimpinan kepolisian dari Tangerang. Bawa serta orangnya telah dibawa ke ambulan. Serta telah di bungus jam 5 sore barusan,” tuturnya.

Dia menerangkan, untuk ke arah tempat di mana narapidana itu diketemukan, dari Jalan Raya Koleang tepian Lebak Banten lebih kurang 2 km.

“Ke tempat pembakaran ban itu dari jalan raya ada 2 km. Jalannya tidak dapat dilewati motor biasa harus motor trail serta mobil tinggi. Baru dapat ke tempat soalnya jalannya masih tanah,” tuturnya lagi.

“Saya terkejut, saya seperti mimpi, kita tidak tahu narapidana larikan diri dari gorong-gorong itu, orang kita pun tidak yakin ada narapidana di sini, soalnya beritanya di Tenjo terus kan, bukan ada di Jasinga,” katanya.

Dia menambah, sekarang ini dianya masih lakukan pembicaraan dengan faksi Muspika Jasinga tentang penangkapan Cai Changpan.

“Kita masih lakukan pembicaraan ini dengan pak camat, soalnya di luar sangkaan kita, jika ada narapidana kabur lari ke rimba Jasinga,” tegasnya.

Awalnya, Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53). Narapidana asal China itu larikan diri dari Instansi Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang di 14 September 2020 kemarin. 

Cai Changpan kabur dengan lakukan penggalian lubang sejauh 30 mtr.. Tempat tinggal terpidana narkotika yang larikan diri dari Lapas Kelas I Tangerang itu beralamat di Dusun Cilaku, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *