James Rodriguez serta Allan Tiba, Pohon Cemara Kembali lagi Menjulang di Everton?

Posted on

Kedatangan James Rodriguez serta Allan di Everton membuat Manager Carlo Ancelotti mempunyai banyak pilihan di baris tengah. Ke-2 pemain disebutkan pas untuk bikin Don Carlo kembali lagi mengaplikasikan skema pohon cemara yang sukses waktu ia mengatasi AC Milan.

Pada bursa transfer ini, Everton minimal sudah datangkan dua pemain tengah baru. Kecuali James Rodriguez, ada pula pemain tengah asal Brasil, Allan, yang dibawa dari Napoli.

Dengan dua pemain baru itu, Manager Carlo Ancelotti sekarang mempunyai sembilan pemain di baris tengah. Kecuali ke-2 pemain baru itu, awalnya ia sudah mempunyai Fabian Delph, Andre Gomes, Tom Davies, Jean Philippe Gbamin, Muhamed Besic, Beni Baningime dan Gylfi Sigurdsson. Rodriguez sebetulnya berkompetisi dengan Sigurdsson dalam pola 4-2-3-1 yang sering dimainkan Ancelotti semenjak musim kemarin. Satu tempat pemain striker tengah bisa menjadi rebutan  ke-2 pemain.

Ancelotti bisa mainkan kedua-duanya dengan cara bertepatan. Ia sempat memeragakan skema permainan pohon natal, 4-3-2-1, saat mengatasi AC Milan. Ia dapat dibuktikan berhasil bawa AC Milan mendapatkan titel juara Liga Champions 2007 dengan skema itu. 

Andrea Pirlo, Kaka serta Clarance Seedorf jadi kemampuan penting baris tengah AC Milan waktu itu, bersama-sama Masimo Ambrossini serta Gennaro Gattuso. Kemampuan baris tengah menjadi jagoan AC Milan waktu itu dengan cuma memercayakan Filipo Inzaghi di baris depan. Kedatangan Allan serta James Rodriguez plus Gylfi Sigurdson dapat membuat Carlo Ancelotti mengulang-ulang sukses pohon cemara di Everton.

Allan adalah pemain tengah yang mempunyai ciri-ciri seperti seperti Andrea Pirlo

Kekuatan mengatur laga jauh dari belakang membuat ia pas jadi deep lying playmaker. Ia kemungkinan akan ditemani oleh Tom Davies serta Andre Gomes untuk pemain tengah bertahan sekaliigus penghancur permainan musuh, peranan yang dimainkan oleh Ambrossini serta Gattuso di AC Milan.

Sesaat Sigurdsson serta James Rodriguez semakin lebih banyak fokus di baris depan. Kreasi kedua-duanya akan dihandalkan untuk memasok bola pada striker Richarlison. Kekuatan Sigurdsson serta Rodriguez untuk cetak gol dari baris ke-2 akan benar-benar menolong baris depan Everton. Kedua-duanya mempunyai bekal sepakan keras yang tepat di luar kotak penalti.

Namun dengan skema semacam itu, Everton bisa banyak menyianyiakan tenaga di tempat sayap. Mereka memiilki Theo Walcott, Yannick Bolasie, Anthony Gordon, Bernard, Alex Iwobi dan Dominic Calvert-Lewin yang umum bermain melebar. Di tempat depan, Carlo Ancelotti akan kebelihan stock pemain sebab mempunyai Moise Kean, Cenk Tosun sampai Sandro Ramirez yang akan berkompetisi dengan Richarlison untuk satu tempat pucuk pohon natal.

Bila tidak melepas beberapa pemainnya, karena itu Everton akan mempunyai beberapa pemain yang tidak terpakai musim depan. Namun hal tersebut bisa menjadi benar-benar positif buat Carlo Ancelotti sebab ia bisa mempunyai banyak macam skema permainan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *